 |
suasana gerbong Barang kereta jurusan tanah abang- rangkas bitung |
Langkah ini sampai di pelataran stasiun palmerah jam ditangan masih menunjukan pukul 8 pagi kurang. Ya saya kesiangan dengan lari kecil2 saya menuju peron di dpn sana. Terlihat 6 teman saya sudah menanti dengan wajah cemas atau lebih tepatnya BT hehehe karena saya telat dan yang pasti kita berangkat dengan kereta selanjutnya jam setengah 9. Kemana sebenarnya tujuan saya kali ini. Saya akan bersama 7 orang teman saya antara lain: mas kris,momot,mas anto chell,neng clara,bos eko,mas agus naga dan acing AKA kancing yang akan menyusuri esoktisme pedalaman suku baduy. Bukan untuk berjalan- jalan atau sekedar rekreasi belaka. Ya kami akan menyampaikan amanah dari teman-teman yang sudah percaya menitipkan rejekinya dan buku-buku untuk adik2 kecil di pedalaman suku baduy. Saya dan beberapa teman saya berniat untuk membangun mini perpustakaan di suku baduy luar. Yang notabene memang disana mulai bisa menerima peradaban dunia luar.
 |
sugguhan pemadangan selama perjanan menuju ciboleger |
Di perkampungan sebelum masuk baduy luar juga ada sd negri.Namun tujuan kami bukan Sd tersebut,melainkan menitipkan buku2 bacaan hasil sumbangan saudara2 kami di salah satu rumah warga asli baduy luar yang merupakan aktivis pendidikan. Melihat jarak antara jakarta dan baduy yang terbentang tak begitu jauh membuat saya miris.Masih ada anak2 indonesia yang masih belum bisa membaca dan menulis terlepas dari adat atau apapun itu namun niat kami tulus tanpa ada sedikitpun untuk merusak tradisi atau apapun itu. Perjalanan kami dimulai dari stasiun palmerah kami bergerak menggunakan kereta jurusan rangkas bitung.
Ya kami berada di gerbong paling depan di rangkaian kereta jurusan tanah abang- rangkas bitung. pasti dipikiran kalian gerbong depan pasti enak ya hehee salah ternyata gerbong paling depan merupak gerbong khusus mengangkut barang-barang. Kami ber8 bersama-sama dengan para penjual lengkap dengan pikulan dagangnya, ayam beserta kandangnya awal perjalanan yang menarik sekali bagi saya.
Sesampainya di stasiun rangkas bitung jam menunjukan pukul 10.34 siang waktunya pas untuk makan siang tentunya sambil istirahat sejanak. Kami isi perut dulu di sebuah warung nasi kecil di dekat pasar yang terletak tak jauh dari stasiun rangkas bitung. sebelum melanjutkan perjalanan ke terminal aweh. kalian tentu paham dong cuaca di rangkasbitung seprti apa panasnya hehehehe setelah dari terminal aweh perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan mobil elf kearah ciboleger beberapa teman laki-laki yang memilih untuk duduk di cap elf kalau saya lebih senang didpn samping pak supir (modus buat tidur) :p.
 |
sampailah saya dan teman2 di ciboleger |
Sampai di ciboleger kami lanjutkan perjalanan dengan menyusuri bukit selama kurang lebih 1 jam jalan kaki.
 |
perkampungan baduy luar |
Pemandangan dan udara khas perbukitan di suguhkan membuat mata ini terasa tak lelah melepaskan pandangan dari rumah-rumah suku baduy yang sangat unik. Adik-adik kecil yang sedang berlarian dan bermain layang-layang menemani perjalanan kami. Sesamapainya kami diruamh milik kang sarpin yang merupakan aktivis pendidikan di baduy luar. Setelah pemberian secara simbolis buku-buku bacaan kepada kang sarpin, saya melihat ada sekumpulana anak-anak baduy sedang bermain- main di dekat rumah kang sarpin membuat saya geregetan untuk gabung dengan mereka. Bermodalkan cokelat top yang saya beli dari jakarta dan permen kojek hasil pemberian dari teman saya yang memang di khususkan untuk mereka saya mencoba masuk kedunia mereka.
 |
Dapur tempat memasak mereka |
Wajah-wajah mereka mampu membuat rasa lelah akibat perjalanan hilang seketika. menyusuri jalanan perkampungan baduy luar dan bertemu beberapa orang dan anak-anak kecil baduy dalam menambah perjalanan ini begitu menarik bagi saya. Indonesia memang indah terlepas dari alamnya pantai,hutan dan gunung indonesia sangat juara namun jika kita bisa melihat lagi lebih dekat indonesia itu kaya akan kebudayan dan adat istiadatnya. Salah satunya suku baduy ini jarak yang tau jauh dari ibukota masih ada sekelompok orang yang memegang teguh adat dan kebudayaan leluhurnya. Ternyata indonesia luas dan berangam perjalanan kali bukan hanya menambah rasa bersyukur saya terhadap apa yang saya miliki. Namun perjalanan ini membuat saya semakin bangga menjadi indonesia ya… saya adalah indonesia dan bangga akan itu negara kepulauan yang memiliki segudang surga di berbagai sudut :)
 |
penyerahan secara simbolis buku2 sumbangan dari perwakilan kami kepada kang sarpin aktivis pendidikan di baduy luar |
 |
mas agus bersama anak suku baduy dalam yang sedang berkunjung di baduy luar |
12 komentar:
sukses selalu...
ternyata masih ada ya budaya seperti itu diindonesia,,,mari kita pelihara budaya kita agar tidak punah......
keren banget...
salam sukses gan
nice info
ane suka sama budaya baduy, keren banget gan ...
waw keren banget budaya kita..
Indonesia memang kaya, mudah2an.....
Lestarikan terus kebudayaan Indonesia...
indonesia memang kaya akan suku dan budaya .
I LOVE INDONESIA
saya bangga jadi orang indonesia
thanks for info !!
Post a Comment